BACATODAY.COM – Wali Kota Batu, Nurochman, mendorong para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II untuk segera mengimplementasikan sistem layanan digital yang terintegrasi. Hal ini ditegaskannya saat menerima lima Kepala OPD peserta PKN II, di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai gagasan strategis mulai dari penguatan layanan kedaruratan digital hingga validasi data sosial yang lebih akurat. Wali Kota berharap, ilmu yang didapat selama pelatihan tidak hanya menjadi syarat administratif, melainkan menjadi kunci transformasi birokrasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Gagasan mengenai smart city dan layanan digital yang dibawa teman-teman peserta PKN harus segera dikonkretkan. Saya ingin sepulangnya dari pelatihan, ada perubahan nyata dalam kecepatan pelayanan publik di Kota Batu yang lebih transparan dan efisien bagi masyarakat,” tegas Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur tersebut.
Peserta PKN II asal Kota Batu yang hadir terdiri atas Kepala Dinas PUPR Esty Dwiastuty, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dian Fachroni, Kepala Dinas Sosial Lilik Fariha, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Agung Sedayu, serta Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Thomas Wunang Tjahjo.
Wali Kota Nurochman menilai keikutsertaan para pejabat eselon II tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan birokrasi serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa hasil pelatihan harus diwujudkan dalam bentuk program terukur yang berdampak langsung bagi warga.
“Ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama PKN harus dibawa pulang untuk memperkuat pelayanan publik serta menjawab kebutuhan riil masyarakat Kota Batu,” tambah Cak Nur.
Menanggapi tantangan tersebut, para peserta turut menyampaikan rencana inovasi lintas sektor, mulai dari penataan infrastruktur yang terintegrasi hingga penggunaan data digital untuk ketepatan penyaluran bantuan sosial. PKN II diharapkan menjadi ruang pembentukan pemimpin birokrasi yang adaptif, kolaboratif, dan mampu bekerja cepat serta tepat demi kemajuan Kota Batu. (Dod)












