BACATODAY.COM – Memasuki usia ke-25, Kota Batu merefleksikan perjalanan pembangunan dengan memperkuat kolaborasi dan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, serta kelestarian alam. Hal ini disampaikan Wali Kota Batu, Nurochman, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batu memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Batu di Gedung DPRD, Jumat (16/10/2026).
Mengusung tema “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan” dan semangat “Kreatif SAE”, momentum seperempat abad menjadi pengingat bahwa kemajuan Kota Batu harus tetap berpijak pada identitasnya sebagai kota bernuansa desa, dengan pertanian dan pariwisata sebagai kekuatan utama.
Dalam kesempatannya, Wali Kota Batu menyampaikan, sejumlah capaian tercatat pada 2025, di antaranya investasi mencapai Rp2,33 triliun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 80,35, serta penurunan angka kemiskinan dari 3,06 persen menjadi 2,86 persen.
“Perjalanan 25 tahun Kota Batu menjadi pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Sinergi pemerintah, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan agar pembangunan dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan identitas dan kelestarian alam,” tutur Wali Kota Batu Nurochman.
Ke depan, Pemkot Batu melanjutkan program Seribu Sarjana, pengembangan pertanian melalui CooSAE dan Smart and Integrated Farming, peningkatan layanan kesehatan, penataan infrastruktur, serta pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan. (Dod)












