UKW ke-64 PWI Jaya, Kabid Humas PMJ Dorong Pers Profesional dan Mitra Strategis Tangkal Hoaks

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (ist)

BACATODAY.COM – Komitmen memperkuat kualitas dan integritas jurnalisme kembali ditegaskan melalui penutupan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP). Kegiatan yang melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya ini resmi berakhir pada Selasa (16/12/2025) di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Selama dua hari pelaksanaan, 15–16 Desember 2025, sebanyak 86 wartawan dari berbagai media mengikuti UKW sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme, etika, dan integritas insan pers di tengah derasnya arus informasi publik.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, UKW bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis memperkuat sinergi antara Polri dan media. Menurutnya, tantangan era digital menuntut wartawan yang kompeten dan berintegritas agar mampu menyajikan informasi akurat serta berimbang.

“Pers yang profesional merupakan mitra strategis Polri, khususnya dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang dapat mengganggu ketertiban publik,” ujar Budi Hermanto. Ia juga menegaskan komitmen Polda Metro Jaya untuk tetap terbuka terhadap kritik yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari kontrol sosial dalam demokrasi.

Budi Hermanto turut menyampaikan apresiasi kepada PWI Pusat, Dewan Pers, PWI Jaya, Forum Wartawan Polri, para penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW 2025. Ia berharap kompetensi yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada sertifikat semata, melainkan tercermin dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan meningkatkan kepercayaan publik.

Senada dengan itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyambut positif dukungan Polda Metro Jaya dalam pelaksanaan UKW 2025. Ia menilai uji kompetensi menjadi instrumen penting untuk menjaga marwah pers di tengah dinamika pemberitaan yang kian kompleks.

“UKW adalah bagian dari upaya menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, sekaligus memperkuat martabat pers Indonesia,” ujar Munir. Ia berharap kolaborasi berkelanjutan antara insan pers dan Polri dapat menciptakan ruang informasi yang sehat serta mendukung terciptanya Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif. (*/yog)