BACATODAY.COM – Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto secara resmi membuka Workshop Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Batu Tahun 2026 sekaligus memberikan pengarahan kepada peserta, dengan menekankan penguatan peran KIM sebagai garda terdepan dalam menangkal hoaks dan menyebarluaskan potensi desa di era digital, bertempat di Gedung ATv, Kota Batu.
Dalam sambutannya, Wawali Heli Suyanto menegaskan bahwa KIM bukan sekadar komunitas informasi, melainkan jembatan strategis yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat.
“KIM ini dibentuk dengan esensi penguatan kapasitas komunikasi publik dan peningkatan kualitas diseminasi informasi. Pada era sekarang, teman-teman KIM harus lebih kreatif dan produktif. Bagaimana dengan sumber daya yang ada, kita bisa menghasilkan karya yang luar biasa,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Wawali juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, peran KIM semakin krusial sebagai penyaring informasi yang beredar di masyarakat.
“Sekarang siapa pun bisa bikin konten, tapi mencari sumber resmi itu tidak gampang. KIM adalah bagian dari sumber resmi pemerintah dan kemasyarakatan. Jangan mengikuti arus menggiring opini atau penyebaran fitnah melalui sudut pandang visual yang menyesatkan,” tegas Wawali Heli Suyanto.
Menutup arahannya, Wawali Heli Suyanto mengajak seluruh anggota KIM untuk memanfaatkan masa pendampingan sebagai momentum “kampanye” dalam arti positif, yaitu mempromosikan potensi desa masing-masing.
“Saya beri panggung seluas-luasnya. Inilah masa kampanye yang sesungguhnya untuk menunjukkan karya luar biasa kalian. Melalui KIM, suara desa tidak boleh lagi sunyi. Potensi lokal harus tumbuh menguat dan dikenal hingga ke seluruh Nusantara,” pungkasnya.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Batu dalam meningkatkan kapasitas KIM, para peserta workshop tidak hanya mendapatkan materi teori dan praktik, tetapi juga akan mengikuti program pendampingan intensif selama empat bulan, mulai 16 April hingga 1 Agustus, bekerja sama dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) yang diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme sekaligus kualitas karya KIM di Kota Batu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Dekan FISIP Unitri, Dr. Agung Suprojo, yang membahas strategi mengemas program prioritas menjadi narasi kreatif, serta materi praktik penyusunan strategi kampanye yang disampaikan oleh praktisi Elang Baskoro. (Dod)











