BACATODAY.COM – Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur terus mendorong peningkatan kemampuan personelnya dalam mengikuti perkembangan teknologi digital. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelatihan Training of Trainer (TOT) Paham Artificial Intelligence (AI) yang digelar Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Sabtu (29/8/2026).
Pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula 38 Setia Polres OKU Timur dan dipimpin Wakapolres OKU Timur Kompol Hendri, S.H., bersama Kabag SDM IPTU Yuli, S.H. Sejumlah personel dari Bag, Satuan, hingga Polsek jajaran turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Polres OKU Timur untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia, terutama dalam memahami teknologi kecerdasan buatan yang kini berkembang dengan cepat dan telah dimanfaatkan dalam berbagai sektor kehidupan.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., melalui Wakapolres serta tim trainer menjelaskan bahwa pelatihan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memberikan wawasan mengenai AI.
Para peserta juga dipersiapkan agar nantinya dapat menyebarluaskan pengetahuan yang mereka peroleh kepada personel lainnya maupun masyarakat. Dengan begitu, pemahaman mengenai AI diharapkan dapat semakin berkembang di lingkungan Polres OKU Timur.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi trainer dan mensosialisasikan ilmu tentang AI kepada rekan-rekan di Polsek jajaran serta kepada siswa-siswi SLTA sederajat di Kabupaten OKU Timur,” ujar Kompol Hendri.
Ia menilai kemampuan memahami teknologi kecerdasan buatan semakin dibutuhkan oleh anggota Polri. Penguasaan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu personel beradaptasi dengan perubahan zaman sekaligus menggunakan AI secara tepat, etis, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, perkembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi anggota kepolisian. Pengetahuan yang didapat dari pelatihan diharapkan tidak hanya bermanfaat secara pribadi bagi peserta, tetapi juga dapat diterapkan untuk menunjang pekerjaan kepolisian.
“Perkembangan teknologi harus diikuti dengan peningkatan kemampuan personel. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan untuk mendukung tugas kepolisian sekaligus memberikan edukasi yang positif kepada masyarakat,” katanya.
Konsep Training of Trainer membuat peserta tidak hanya berperan sebagai penerima materi. Mereka nantinya diharapkan mampu menjadi sumber pengetahuan baru dengan membagikan kembali materi dan pemahaman tentang AI kepada anggota lain di lingkungan Polres OKU Timur.
Edukasi tersebut juga akan diarahkan kepada kalangan pelajar. Pemahaman mengenai AI dinilai penting bagi generasi muda agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif, sekaligus digunakan dengan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, Polres OKU Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas personel di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Kemampuan beradaptasi dan memahami teknologi diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan serta pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin profesional dan responsif terhadap perubahan zaman.(nrl/yog)












