UGM Salurkan Sapi Kurban 500 Kg untuk Masjid Kampus pada Idul Adha 1446 H

UGM Serahkan Sapi Kurban Seberat 500 Kg ke Masjid Kampus.(Foto : ugm.ac.id)

BACATODAY.COM – Dalam rangka memperingati Idul Adha 1446 Hijriah, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyalurkan hewan kurban kepada Masjid Kampus UGM. Tahun ini, kampus menyerahkan dua ekor sapi limosin dengan bobot sekitar 500 kilogram. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan, kepada Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, M. Yusuf.

Arief menjelaskan, dua sapi kurban tersebut berasal dari sumber yang berbeda. Satu ekor merupakan bantuan rutin dari institusi UGM, sementara satu ekor lainnya merupakan hasil kontribusi para pimpinan universitas. Menurutnya, kegiatan penyerahan hewan kurban telah menjadi agenda tahunan yang rutin dilaksanakan setiap Idul Adha.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Idul Adha di lingkungan kampus. Sebelumnya, ribuan jamaah telah mengikuti Salat Id bersama yang digelar di Lapangan Pancasila UGM.

Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, M. Yusuf, menyebutkan bahwa hingga menjelang penyembelihan, pihak masjid telah menerima 12 ekor sapi, 21 kambing, dan 49 domba dari berbagai pihak. Seluruh hewan kurban dijadwalkan disembelih mulai pukul 06.00 WIB pada Kamis pagi dan dagingnya akan didistribusikan kepada penerima manfaat pada siang hingga sore hari.

Untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat dan standar kebersihan, Masjid Kampus UGM kembali melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat. Para penyembelih profesional tersebut bertugas menangani proses pemotongan hingga pemisahan daging dan tulang, dengan dukungan panitia yang sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa.

Yusuf menjelaskan, tidak seluruh hewan kurban dipotong di area kampus. Sebagian disalurkan ke sejumlah desa binaan yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Masjid Kampus UGM sendiri, sebanyak 11 sapi, 22 domba, dan 9 kambing akan disembelih, sedangkan sisanya didistribusikan ke lima desa binaan untuk kemudian dipotong dan dibagikan kepada masyarakat setempat.

Dalam proses penyaluran daging kurban, Masjid Kampus UGM bekerja sama dengan RZIS yang memiliki data penerima manfaat, mulai dari panti asuhan, anak yatim, desa tertinggal hingga keluarga kurang mampu. Data tersebut digunakan agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran.

Sejumlah hewan kurban juga telah dikirim ke berbagai wilayah di DIY. Di Kabupaten Bantul, misalnya, Musala Al Ikhlas di Sedayu menerima enam domba dan tiga kambing. Sementara di Gunungkidul, bantuan disalurkan ke Masjid Al Maarif di Gedangsari berupa enam domba, serta ke Masjid Al Iman di Tepus yang memperoleh empat domba dan tiga kambing.

Penyaluran kurban juga melibatkan sejumlah organisasi internal kampus. Bersama Jamaah Shalahuddin, UGM mendistribusikan satu sapi, sembilan domba, dan empat kambing ke wilayah Rongkop, Gunungkidul. Selain itu, melalui kerja sama dengan Keluarga Muslim FIB, dua domba dan tiga kambing disalurkan ke Masjid Baiturrahim di Purwosari, Gunungkidul.

Pihak universitas berharap kegiatan kurban ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan sosial serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mahasiswa.

Di sisi lain, Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) juga mengadakan penyembelihan hewan kurban pada Jumat pagi di halaman belakang Kantor Korpagama Bulaksumur B6. Pada kegiatan tersebut, satu ekor sapi yang merupakan kurban dari sejumlah dosen dan tenaga kependidikan UGM disembelih dengan disaksikan oleh Wakil Rektor Arief Setiawan Budi Nugroho.

Arief menyampaikan bahwa sejumlah fakultas di lingkungan UGM turut melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari yang sama. Ia mengapresiasi Korpagama yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dan berharap daging kurban dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi sarana meningkatkan ketakwaan.

Ketua Umum Korpagama, Achmadi Priyatmojo, menuturkan bahwa kegiatan kurban ini didorong oleh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Selain menjalankan ibadah, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antaranggota Korpagama sekaligus menumbuhkan budaya saling berbagi.

Menurutnya, daging kurban nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar kampus serta anggota Korpagama yang membutuhkan. Ia berharap interaksi yang terjalin melalui kegiatan tersebut dapat memperkuat solidaritas dan mendukung kerja sama yang lebih baik di lingkungan kampus.

Achmadi menambahkan, pelaksanaan kurban juga sejalan dengan visi Korpagama dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai, baik dari sisi ekonomi maupun moral. Nilai utama dari ibadah kurban, lanjutnya, adalah membangun semangat pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, mahasiswa, dan sesama rekan kerja.(nrl/yog)