
BACATODAY.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital dan memperluas inklusi keuangan melalui pengembangan layanan perbankan berbasis teknologi. Di wilayah kerja BRI Region 13 Malang, pemanfaatan layanan digital seperti QRIS BRI dan BRImo menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transaksi yang cepat, praktis, dan aman.
Hingga Mei 2026, jumlah merchant pengguna QRIS BRI di wilayah kerja BRI Region 13 Malang telah mencapai 382 ribu merchant. Dari jumlah tersebut, nilai transaksi yang tercatat sepanjang Januari hingga Mei 2026 menembus Rp2,05 triliun. Capaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital yang dikembangkan BRI.
Tak hanya di sektor pembayaran, penggunaan super apps BRImo juga terus mengalami peningkatan. Hingga April 2026, jumlah pengguna BRImo di wilayah kerja BRI Malang telah mencapai 3,3 juta user. Sementara akumulasi nilai transaksi selama periode Januari hingga Mei 2026 tercatat sebesar Rp156 miliar.
Regional Funding & Retail Transaction Banking Head BRI Malang, Triyoga Agung Wibowo, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus utama perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“BRI terus berkomitmen menghadirkan layanan digital yang mudah, aman, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Pertumbuhan penggunaan QRIS BRI dan BRImo menunjukkan masyarakat semakin adaptif terhadap transaksi digital yang memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Melalui QRIS BRI, pelaku usaha dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran digital hanya dengan satu kode QR. Solusi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas pilihan pembayaran bagi konsumen.
Sementara itu, BRImo hadir sebagai super apps yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi keuangan dalam satu aplikasi, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian pulsa dan paket data, pembayaran QRIS, top up dompet digital, hingga berbagai layanan finansial lainnya.
Selain mendorong percepatan digitalisasi transaksi, BRI Region 13 Malang juga terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya keamanan bertransaksi digital. Nasabah diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi perbankan, termasuk PIN, password, maupun kode OTP.
“Kemudahan layanan digital harus diimbangi dengan kesadaran akan keamanan bertransaksi. Karena itu, kami terus mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang mengatasnamakan perbankan serta hanya mengakses layanan melalui kanal resmi BRI,” tambah Triyoga.
Ke depan, BRI akan terus memperluas pemanfaatan layanan digital melalui QRIS BRI dan BRImo guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem transaksi non-tunai di berbagai sektor usaha.
“Kami berharap pemanfaatan layanan digital BRI terus meningkat sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, pelaku usaha, dan perekonomian daerah. BRI akan terus berinovasi menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin digital,” tutupnya. (had)











