Pemprov Kaltara Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi Digital untuk Perluas Pasar

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kaltara, Muhammad Rosyit saat membuka Pelatihan Konten dan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM Kaltara di Aula FKUB Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, Rabu (12/8).(Foto : kaltara.com)

BACATODAY.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital. Langkah tersebut dinilai penting agar produk lokal dapat menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan kemampuan bersaing.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kaltara, Muhammad Rosyit, menyampaikan hal itu saat membuka Pelatihan Konten dan Digital Marketing bagi pelaku UMKM Kaltara di Aula FKUB Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, Rabu.

Menurutnya, keberadaan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam menopang perekonomian daerah. Selain menciptakan kesempatan kerja, sektor tersebut turut membantu meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat perekonomian masyarakat.

Rosyit menilai pelaku UMKM perlu mengikuti perkembangan pola konsumsi masyarakat yang kini semakin banyak beralih ke platform digital. Kemampuan menghasilkan produk berkualitas perlu disertai strategi pemasaran yang tepat agar lebih mudah dikenal calon pembeli.

Kalimantan Utara sendiri memiliki beragam produk unggulan yang berpotensi dikembangkan, seperti makanan dan minuman, hasil pertanian, perkebunan, perikanan, serta berbagai kerajinan khas daerah.

Potensi tersebut, kata dia, perlu didukung dengan pengemasan dan promosi yang kreatif. Dengan memanfaatkan media digital secara maksimal, produk UMKM Kaltara berpeluang menembus pasar yang lebih luas, termasuk tingkat nasional hingga mancanegara.

Melalui pelatihan digital marketing, peserta tidak hanya diarahkan untuk memahami teknik berjualan secara daring. Mereka juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas merek, menyampaikan keunggulan produk, serta menghasilkan konten yang menarik dan memiliki nilai komersial.

Rosyit juga mengingatkan pelaku usaha agar lebih aktif mendekati konsumen melalui berbagai kanal digital. Menurutnya, konsistensi dalam membuat konten dapat membantu membangun kepercayaan sekaligus memperkuat hubungan dengan calon pelanggan.

Pemprov Kaltara turut memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara atas terselenggaranya kegiatan pemberdayaan tersebut.

Kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga zakat, komunitas, dan praktisi digital dinilai dapat memperkuat ekosistem UMKM. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan pelaku usaha yang lebih mandiri, kreatif, dan memiliki daya saing.

Rosyit berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada materi pelatihan. Para pelaku UMKM diharapkan segera menerapkannya melalui pembuatan konten secara konsisten, pengembangan usaha, serta membangun jaringan dengan pelaku UMKM lainnya.

Dengan peningkatan kemampuan tersebut, UMKM di Kalimantan Utara diharapkan semakin adaptif dalam menghadapi perubahan pasar dan mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia melalui perkembangan teknologi digital.(nrl/yog)