
BACATODAY.COM – Keuskupan Malang secara resmi membuka Tahun Remaja 2026 melalui Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Ijen, Malang, dengan mengusung tema “Berjalan Bersama Remaja Menuju 100 Tahun Keuskupan Malang”. Momentum ini menjadi bagian penting dalam meneguhkan keterlibatan anak dan remaja sebagai generasi penerus Gereja menjelang perayaan satu abad Keuskupan Malang pada tahun 2027.
Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm, didampingi para romo dari paroki-paroki Regio Barat Keuskupan Malang. Hal tersebut disampaikan oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Malang, Romo Ignasius Adam Suncoko, Pr.
Suasana misa berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan iringan Paduan Suara Sekami Paroki Katedral Ijen yang berkolaborasi bersama para Seminaris Seminarium Marianum Probolinggo, serta diiringi Drum Band SDK Santa Maria II Panderman.
Pada kesempatan yang sama, Keuskupan Malang juga memperingati Hari Anak Misioner Sedunia ke-183 dengan tema “One in Christ, United in Mission”. Tema ini mengajak anak dan remaja untuk semakin menyadari panggilan mereka sebagai bagian dari Gereja yang diutus, bersatu dalam Kristus, dan terlibat aktif dalam karya perutusan.
Sekitar 600 anak dan remaja dari berbagai paroki di Regio Barat Keuskupan Malang turut ambil bagian dalam perayaan ini. Kehadiran mereka menjadi cerminan semangat kebersamaan, sukacita iman, serta harapan Gereja terhadap generasi muda dalam melanjutkan perjalanan iman di masa depan.
Usai perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan kirab Patung Kanak-kanak Yesus dari Gereja Katedral Ijen menuju Aula Sekolah Dempo (SMA Santo Albertus Malang). Kirab berlangsung meriah dan penuh makna, diiringi Marching Band SMPK Santa Maria II Panderman, sebagai simbol perutusan dan perjalanan iman anak serta remaja bersama Gereja.
“Melalui pembukaan Tahun Remaja 2026 ini, Keuskupan Malang berharap anak dan remaja semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan semangat misioner, serta mampu berjalan bersama Gereja menuju perayaan 100 tahun Keuskupan Malang,” pungkasnya. (yog/red)











