Musisi Tanah Air Gelar Panggung Amal untuk Bantu Penyintas Gempa NTT

Musisi Tanah Air Padukan Nada dan Kepedulian untuk Penyintas Gempa NTT.(Foto : nasional.id)

BACATODAY.COM – Musik memiliki kekuatan yang lebih luas daripada sekadar memberikan hiburan. Melalui musik, kepedulian terhadap sesama juga dapat disuarakan. Hal tersebut terlihat dari aksi sejumlah musisi Indonesia yang turut menggalang bantuan untuk masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan amal bertajuk Sound of Humanity (SOH). Acara yang menggabungkan pertunjukan musik dengan kegiatan kemanusiaan itu berlangsung di Warnoes Juanda, Depok, Jawa Barat, pada Senin (24/8/2026).

Sejumlah musisi ikut ambil bagian dalam acara tersebut, di antaranya Parade Hujan, Adrian Yunan, Enau, Chiki Fawzi, Skastra, serta Vikri Rahmat and My Magic Friend. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Warnoes Juanda dan Bayusvara.

Tidak hanya tampil menghibur, para musisi yang berada di atas panggung turut mengajak para pengunjung untuk berpartisipasi membantu penyintas gempa NTT. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui Dompet Dhuafa yang menjadi wadah penggalangan bantuan tersebut.

Sound of Humanity diinisiasi oleh Dompet Dhuafa melalui DDTV bersama musisi Is Pusakata. Konsep acara ini dibuat bukan semata-mata sebagai pertunjukan musik, melainkan sebagai sarana untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Manager DDTV Dompet Dhuafa, Dedi Fadlil, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat mengajak para penikmat musik untuk melakukan lebih dari sekadar menikmati penampilan para musisi. Mereka juga diharapkan ikut mengambil bagian dalam membantu para penyintas gempa di NTT.

Menurutnya, dukungan sekecil apa pun dari masyarakat dapat memberikan arti bagi mereka yang sedang mengalami masa sulit akibat bencana.

Selama acara berlangsung, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyalurkan bantuan. Penggalangan dana secara langsung melalui QRIS berhasil mengumpulkan kurang lebih Rp 8 juta.

Tidak berhenti di situ, Warnoes Juanda juga memberikan kontribusi melalui donasi sebesar 5 persen dari total penjualan yang diperoleh pada hari pelaksanaan SOH. Dana tersebut disalurkan melalui Dompet Dhuafa untuk mendukung penanganan darurat serta proses pemulihan masyarakat yang terdampak gempa NTT.

Bantuan yang terkumpul nantinya diarahkan untuk berbagai kebutuhan di lapangan. Mulai dari penyediaan logistik, operasional dapur umum, pelayanan kesehatan, hingga membantu perbaikan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Is Pusakata Sebelumnya Galang Bantuan di Flores

Kegiatan Sound of Humanity di Depok merupakan bagian dari rangkaian kepedulian yang sebelumnya telah dilakukan Is Pusakata. Sebelum acara tersebut digelar, musisi yang juga dikenal sebagai vokalis Parade Hujan itu terlebih dahulu datang ke Flores untuk mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada para penyintas gempa.

Pada Kamis (20/8/2026), Is Pusakata bersama DDTV, Videoge, Taka Cafe, dan Kingspro Bajo mengadakan pertunjukan musik amal bertajuk Bagi Bunyi. Acara tersebut digelar di Labuan Bajo sebagai bentuk solidaritas untuk masyarakat NTT yang terdampak gempa bermagnitudo 7,7.

Dalam kegiatan itu, Is Pusakata menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar turut membantu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ia menilai perhatian dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan oleh para korban bencana.

Baginya, bantuan tidak harus selalu dalam jumlah besar. Setiap bentuk kebaikan yang diberikan kepada sesama tetap memiliki nilai dan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Dompet Dhuafa Berikan Respons bagi Penyintas Gempa NTT

Upaya membantu masyarakat terdampak gempa NTT juga telah dilakukan Dompet Dhuafa sejak bencana terjadi. Sejak hari pertama, lembaga tersebut langsung menjalankan sejumlah respons kemanusiaan di berbagai wilayah yang terdampak.

Berbagai bentuk layanan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam masa tanggap darurat. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan dukungan terhadap proses pemulihan di wilayah yang terdampak bencana.(nrl/yog)