
BACATODAY.COM – Polda Jawa Barat kembali menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Pada tahap awal, penanaman dilakukan di lahan seluas 110,2 hektare.
Kegiatan ini berlangsung di area perkebunan seluas 400 hektare milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2 yang berlokasi di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Cimahi, Jawa Barat. Program penanaman jagung tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Polda Jawa Barat dan PTPN 1 Regional 2, yang sebelumnya diawali dengan survei lokasi serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh kedua pihak.
Program tanam jagung serentak ini menjadi bagian dari peran aktif Polri, khususnya Polda Jawa Barat, dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan menjamin ketersediaan komoditas pangan strategis.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Fadly Samad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri dalam menyukseskan program nasional di bidang pangan. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan produktif melalui penanaman jagung serentak mencerminkan komitmen Polda Jawa Barat dalam mendukung ketahanan pangan. Pernyataan tersebut disampaikan Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko, Selasa (3/2/2026).
Fadly menjelaskan, kolaborasi dengan PTPN 1 Regional 2 dinilai strategis karena menggabungkan peran institusi negara dan pengelola perkebunan dalam mengoptimalkan penggunaan lahan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PTPN 1 Regional 2 yang telah menyediakan lahan seluas 400 hektare guna mendukung program swasembada pangan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penanaman jagung ini melibatkan personel Polda Jawa Barat yang berada di bawah koordinasi Biro SDM. Para personel turut berpartisipasi langsung mulai dari persiapan lahan hingga proses tanam di lapangan. Menurut Fadly, kegiatan ini tidak semata-mata berfokus pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan sumber daya manusia Polri. Melalui program tersebut, personel dibekali keterampilan tambahan di bidang pertanian sebagai bagian dari penguatan peran Polri yang presisi.
Dari total 400 hektare lahan yang tersedia, saat ini baru 110,2 hektare yang telah ditanami jagung. Sisa lahan akan dimanfaatkan secara bertahap menyesuaikan kesiapan lahan serta jadwal tanam yang telah direncanakan. Fadly berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan di Jawa Barat. Ia optimistis, dengan pengelolaan yang konsisten, program tersebut akan menghasilkan dampak yang luas dan maksimal.
Ke depan, Polda Jawa Barat berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Fadly menambahkan, program ini diharapkan tidak hanya membantu pemerintah menjaga stabilitas pangan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi. Dengan adanya kegiatan ini, ketersediaan pangan di Jawa Barat diharapkan semakin terjaga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.(nrn/yog)











