Sehari Dua Kebakaran, di Lawang dan Karangploso Kerugian Ditaksir Rp 427 Juta

Pemadaman kebakaran di Karangploso. (ist)

BACATODAY.COM – Dua insiden kebakaran rumah terjadi di Kabupaten Malang pada Rabu (30/9/2026). Satu kejadian melanda Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, dan satu lagi menghanguskan rumah dua lantai di Perumahan Griya Permata Alam, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso.

Kebakaran pertama terjadi di rumah milik Sukirno (52), warga Dusun Tegalrejo, Dusun Gebug, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang. Peristiwa diketahui warga sekitar pukul 11.45 WIB saat kobaran api membakar bagian atap rumah. Api kemudian cepat membesar dan merambat menghanguskan bangunan.

Warga langsung melaporkan kejadian kepada Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang. Laporan diterima pada pukul 12.10 WIB. Regu 2 Damkar dengan satu unit kendaraan U10 dan tiga personel berangkat pukul 12.12 WIB dan tiba di TKP pukul 12.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB dan petugas kembali ke markas pukul 15.00 WIB.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., mengatakan berdasarkan laporan awal kebakaran di Ketindan diduga dipicu korsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 127 juta. Penanganan dibantu dua perangkat desa, dua personel kepolisian, dua unit ambulans, serta satu unit pemadam milik Pak Sis.

Di hari yang sama, kebakaran kedua terjadi di Perumahan Griya Permata Alam, GPA Jalan Griya Permata Alam, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso. Sebuah rumah dua lantai milik Ayu (44), berukuran 8 x 10 meter terbakar akibat rambatan api dari lahan tebu di sebelah rumah.

Kebakaran diduga dipicu pembakaran sisa tebangan atau daduk tebu di lahan tepat di depan kompleks, di seberang Podo Rukun dan dekat Pacific Hills. Sekitar pukul 11.00 WIB terlihat seseorang membakar lahan tebu. Karena angin kencang, api cepat membesar hingga mendekati perumahan dan menyambar rumah warga.

Warga yang mengetahui api mendekati permukiman segera melapor. Laporan diterima petugas pukul 11.30 WIB, unit diberangkatkan pukul 11.35 WIB dan tiba pukul 11.50 WIB. Petugas melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke rumah lain. Api berhasil dipadamkan pukul 13.30 WIB dan tim kembali ke mako pukul 13.55 WIB.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, warga panik melihat asap hitam tebal membubung dari lantai dua. Warga sempat berupaya menahan laju api dengan peralatan seadanya sambil bergotong-royong memanjat balkon. Dalam video tersebut warga juga menyebut tiga rumah terdampak di GPA RT 2, namun laporan resmi petugas mencatat satu rumah dua lantai yang terbakar.

“Minta tolong akses pemadam kebakaran ya. Ini lahan tebu yang depannya Podo Rukun yang baru, depannya Pacific Hills. Ini bakar-bakar dan sekarang sudah merambat bakar rumah di GPA RT 2,” terang warga di lokasi kejadian.

Akibat kejadian di Ngijo, kerugian material ditaksir sekitar Rp 300 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Damkar Kabupaten Malang mengerahkan Regu 2 dengan dua unit U07 dan U06 serta enam personel, dibantu satu unit Damkar Yonkes dengan tiga personel, tiga unit ambulans dengan enam personel, lima personel Polsek, dua orang dari kecamatan, serta empat perangkat desa.

TNI-Polri, Damkar, terjun langsung ke lokasi Kapolsek Karangploso, AKP Saminto Raharjo, S.H. beserta personel, personel Koramil Karangploso, Damkar, Relawan Unit Layanan Sosial (ULAS) dan warga.

Total kerugian dari dua kejadian ditaksir Rp 427 juta. Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar lahan, khususnya saat angin kencang, dan waspada terhadap potensi korsleting listrik. (had/yog)