BACATODAY.COM – Bintang muda Carabao Pro Team binaan Hendra Kurniawan selaku CEO & Founder Carabao Billiards Indonesia, Albert ‘The Giant Killer’ Januarta, kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil meraih gelar juara pada turnamen WNT Zen Custom Cue & Yuan 8 Open yang digelar di Shanghai, China. Kemenangan ini menjadi pencapaian besar setelah sebelumnya Albert menjuarai Saudi Junior Championship 2025 pada akhir Juli.
Dalam kesempatannya, Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa, perjalanan menuju gelar bersejarah ini tidaklah mudah. Albert harus melalui serangkaian turnamen internasional yang penuh ketegangan sebelum akhirnya berdiri sebagai juara.
Serangkaian Turnamen Internasional di Amerika Serikat
Usai kemenangannya di Saudi, Albert melanjutkan langkah ke beberapa ajang bergengsi di Amerika Serikat, yaitu:
Florida Open 2025
Battle of The Bull 2025
US Open 2025
Sayangnya, pada ketiga turnamen tersebut Albert harus terhenti lebih awal. Meski demikian, pengalaman bertanding dengan para pemain dunia semakin mengasah mental dan teknik bermain dari The Giant Killer.
Melanjutkan Perjuangan di Taiwan
Kegagalan di Amerika tidak menyurutkan semangat Albert. Ia kembali tampil di Formosa Cup Taipei Open 2025 pada akhir Agustus. Namun, sekali lagi langkahnya terhenti lebih cepat dari yang diharapkan. Hasil ini semakin menunjukkan ketatnya persaingan di level internasional.
Puncak Perjalanan: Zen Custom Cue & Yuan 8 Open
Semua kerja keras dan pengalaman berharga itu akhirnya terbayar lunas di Shanghai. Pada ajang World Nineball Tour (WNT) Zen Custom Cue & Yuan 8 Open, Albert sukses mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda pertama yang berhasil menjuarai turnamen profesional kelas internasional. Pencapaian ini menjadi momen bersejarah bagi dunia billiard Indonesia.
Performa Albert di Zen Custom Cue & Yuan 8 Open:
Babak
Lawan Skor
Last 32
Nguyen Van Huynh (VNM) 10–7
Last 16
Harry Vergara (PHI)
10–3
Quarter-Finals
Ruslan Chinakhov (RUS)
10–8
Semi-Finals
Felix Vogel (GER)
11–8
Final
Bernie Regalario (PHI)
13–8
“Kemenangan ini disambut meriah oleh publik Indonesia. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube dipenuhi ucapan selamat dan rasa bangga untuk atlet muda yang baru berusia 16 tahun tersebut,” tutur Koh Hendra sapaan akrabnya, Sabtu (6/9/2025).
Prestasi Albert di Shanghai bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga membawa arti penting bagi Indonesia. Di tengah situasi nasional yang penuh tantangan, keberhasilan ini menjadi kabar segar yang membangkitkan semangat kebanggaan bangsa.
Albert telah membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu bersaing dan mencetak sejarah di panggung dunia. Pencapaiannya menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan pantang menyerah. Dunia billiard Indonesia kini mendapat sorotan internasional, membuka jalan bagi talenta-talenta baru untuk mengibarkan nama Merah Putih di level global. (Rat)












