Ramai Artis Papan Atas Boikot Met Gala 2026, Isu Ketimpangan Mencuat.

Ramai-Ramai Artis Papan Atas Boikot Met Gala 2026.(Foto : Wolipop).

BACATODAY.COM – Ajang Met Gala yang dikenal sebagai perhelatan mode paling prestisius di dunia kembali menjadi sorotan. Biasanya menjadi panggung glamor bagi para selebritas dengan busana spektakuler di karpet merah, tahun ini acara tersebut justru dibayangi gelombang protes dan ajakan boikot.

Pada penyelenggaraan 2026, pendiri Amazon, Jeff Bezos, bersama istrinya Lauren Sánchez Bezos, ditunjuk sebagai ketua kehormatan. Keduanya juga disebut menyumbangkan dana sebesar US$10 juta (sekitar Rp170 miliar). Namun, keterlibatan Bezos memicu kritik luas, terutama terkait isu ketimpangan ekonomi dan perlindungan hak pekerja.

Mengutip laporan Reuters, aksi demonstrasi mewarnai jalannya acara. Para demonstran membawa poster besar bertuliskan “PAJAKI ORANG KAYA” dan menjadikan momen karpet merah sebagai simbol perlawanan. Bahkan, seorang pengunjuk rasa sempat diamankan ketika mencoba memasuki area acara.

Di tengah suasana tersebut, Sarah Paulson tampil mencuri perhatian dengan gaun tulle abu-abu yang dipadukan dengan aksesori uang dolar yang menutupi matanya. Ia menyebut konsep penampilannya sebagai representasi “1%”, merujuk pada kelompok orang terkaya yang kerap dikaitkan dengan isu ketimpangan.

Kritik terhadap Met Gala tahun ini juga datang dari publik dan aktivis yang menilai acara tersebut mulai menjauh dari semangat seni dan filantropi. Daftar tamu menjadi sorotan karena dinilai menghadirkan figur-figur kontroversial yang terkait isu lingkungan, konflik politik, hingga praktik bisnis yang dipertanyakan. Kehadiran mereka dianggap bertentangan dengan tema budaya dan kemanusiaan yang sering diangkat.

Selain itu, Anna Wintour sebagai sosok sentral di balik kurasi acara turut mendapat perhatian. Sejumlah pihak menilai proses pemilihan tamu kurang transparan dan terlalu eksklusif, sehingga memperlebar jarak antara elit industri mode dan masyarakat luas. Boikot yang muncul pun menjadi bentuk tekanan agar Met Gala lebih konsisten mengusung nilai inklusivitas, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial.

Beberapa selebritas yang disebut tidak menghadiri acara ini antara lain Zendaya, Bella Hadid, Lady Gaga, serta Meryl Streep.

Sebagai catatan, Met Gala pertama kali digelar pada 1948 sebagai jamuan makan malam sederhana. Konsep acara bertema mulai diperkenalkan pada 1973 melalui pameran “The World of Balenciaga”. Sejak itu, Met Gala berkembang menjadi ajang global yang merayakan karya desainer ternama seperti Karl Lagerfeld serta mengangkat berbagai tema unik, mulai dari seni abad pertengahan hingga budaya punk.(nrl/yog)