
BACATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, membuka Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) sekaligus penjurian Bekasi PRIDE (Bekasi Planning, Research and Innovation Development) Award 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Acara ini dihadiri jajaran Bapperida Kota Bekasi, perwakilan BRIN, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, akademisi, para camat dan lurah, kepala sekolah, peserta lomba, pengurus Posyantek, serta dewan juri tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Abdul Harris mengapresiasi Bapperida yang terus menghadirkan Bekasi PRIDE Award sebagai wadah bagi lahirnya berbagai ide dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, Bekasi PRIDE tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi bagi pemerintah, akademisi, pelajar, dan masyarakat untuk menghasilkan solusi atas berbagai persoalan perkotaan.
Ia menilai pembangunan daerah saat ini harus mengedepankan kebijakan yang berbasis data, riset, dan inovasi agar mampu menjawab tantangan di era transformasi digital.
Abdul Harris menegaskan bahwa keberhasilan sebuah inovasi diukur dari manfaatnya bagi masyarakat, seperti meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperbaiki kualitas hidup warga.
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan proses penjurian sebagai kesempatan memperoleh masukan dari para ahli agar inovasi yang dihasilkan semakin berkualitas.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, berkomitmen agar inovasi terbaik tidak berhenti di ajang perlombaan, melainkan dapat diterapkan sebagai solusi nyata di tengah masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia berharap Gelar TTG dan Bekasi PRIDE Award 2026 semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Bekasi yang maju serta berbasis riset dan inovasi.(nrl/yog)











