BACATODAY.COM – Biasanya coffee morning digelar di ruang rapat Block Office. Tapi tadi pagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu memilih tempat yang jauh dari nyaman, yaitu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung.
Kenapa? Karena justru di sinilah persoalan besar Kota Batu bersembunyi yaitu sampah.
Dalam kesempatannya, Nurochman, S.H., M.H., selaku Wali Kota Batu menyampaikan bahwa, “Ini bukan cuma urusan DLH. Semua dinas harus turun tangan. Karena sejauh ini, belum ada yang benar-benar bisa menyelesaikan masalah ini,” tutur Cak Nur sapaan akrabnya pada awak media, Rabu (4/6/2025).
TPA Tlekung kini punya 4 sel big composter yang bisa mengolah hingga 4 ton sampah organik per hari jadi kompos tanpa bau. Tapi faktanya, produksi sampah harian kita mencapai 135 ton. Jauh.
Senada, ditempat dan waktu yang sama, Heli Suyanto, S.H., M.H., selaku Wakil Wali Kota Batu berharap bahwa, Semua SKPD bisa paham prosesnya dan mampu menyampaikan ke masyarakat, bahwa solusi sedang diupayakan, langkah demi langkah,” ujar Mas Heli, sapaan akrabnya.
Masyarakat tidak bertanya siapa yang kerja, tapi kenapa sampah belum selesai. Pemerintahan yang baik bukan hanya membangun program, tapi juga hadir di sumber masalah, lalu bergerak bersama. (Rat)












