
BACATODAY.COM – Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, menilai wacana untuk menjatuhkan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bukanlah langkah yang tepat dalam menghadapi dinamika politik nasional.
Ia memperingatkan bahwa upaya tersebut justru berpotensi menimbulkan persoalan baru yang lebih rumit, seperti ketidakstabilan politik hingga perpecahan di kalangan elite. Dalam pandangannya, pergantian kekuasaan dalam sistem demokrasi seharusnya dilakukan melalui jalur konstitusional, bukan lewat tekanan politik yang dapat melemahkan legitimasi pemerintah.
Dari sisi intelijen, Amir menilai langkah menjatuhkan pemerintahan saat ini memiliki risiko besar terhadap keamanan nasional. Karena itu, ia menyarankan kelompok oposisi untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi berikutnya secara sehat.
Menurutnya, pihak yang belum berhasil dalam pemilu sebaiknya menyusun strategi baru dan kembali bersaing pada Pemilihan Presiden 2029. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam menentukan kepemimpinan negara.(nrn/yog)











