BACATODAY.COM – Dalam rangka langkah strategis memerangi penyalahgunaan narkotika, konsolidasi kebijakan kota tanggap ancaman narkoba dalam sektor kelembagaan digelar di Kota Batu.
Gelaran giat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman narkoba, yang mana akhir-akhir ini cukup meresahkan dan merusak generasi muda.
Turut hadir berbagai elemen penting, termasuk perwakilan dari Pengadilan Negeri Malang, Bapas Kota Malang, Kejaksaan Kota Batu, Dinas Sosial Kota Batu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Dinas Pariwisata Kota Batu, Dinas Pemberdayaan Kota Batu, Polsek Bumiaji, Danramil Bumiaji, serta tokoh masyarakat dan komunitas.
Konsolidasi ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Bertempat di Sang Kudo Cafe, Jalan Imam Bonjol, No. 85A, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Sebagai pemateri yaitu, Siska dari BNN Kota Batu, Ahmad Dahlan M.Sos. dari Kesbangpol, dan Adi Wicaksono dari Kejaksaan, menjadi tokoh sentral yang menyampaikan urgensi penanggulangan narkoba.
“Bahaya narkoba telah merambah ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah,” tutur Bu Siska sapaan akrabnya.
Sementara itu, Ahmad Dahlan dari Bakesbangpol Pemkot Batu menyoroti pentingnya meminimalisir peredaran narkoba dari hulu hingga hilir.
“Sejalan dengan RPJMD 2025-2029 yang menargetkan penanggulangan penyalahgunaan narkoba, tentunya kami apresiasi dengan digelarnya giat konsolidasi ini,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Wicaksono dari Kejaksaan mengusulkan peningkatan jumlah tim rahasia di lokasi rawan narkoba dan berharap BNN meningkatkan razia serta edukasi, terutama kepada sopir bus wisata. Pemasangan banner dan pamflet di titik-titik strategis juga menjadi perhatian.
Ditempat yang sama, Thomas Maido selaku Camat Bumiaji mengungkapkan bahwa, wilayahnya terpantau cukup rentan terhadap bahaya narkoba.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, Muspika, dan tokoh agama, untuk berkolaborasi dengan BNN dalam mengantisipasi ancaman narkoba,” tutupnya.
Bakesbangpol Pemkot Batu memfasilitasi seluruh lingkungan baik swasta, pendidikan, masyarakat maupun lingkungan pemerintah untuk secara aktif melaksanakan deteksi dini pencegahan narkoba. Dan Alat teskit narkoba yg telah disediakan oleh pemerintah Kota Batu melalui kesbangpol, diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan narkoba yg terjadi.
Melalui sinergi dengan BNN, Kejaksaan, Polres dan semua elemen masyarakat dan Stakeholder terkait diharap kedepannya akan meraih Kota Batu yang sangat Tanggap Ancaman Narkoba. (Rat)












