
BACATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kepala daerah beserta aparat di wilayah untuk memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diambil setelah muncul dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan program.
Arahan itu disampaikan Presiden saat kunjungan kerja di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat. Prabowo meminta gubernur, bupati, camat, kepala desa, hingga unsur terkait melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dapur penyedia makanan MBG.
Menurut Presiden, terdapat pihak-pihak yang diduga berupaya memanfaatkan program tersebut demi kepentingan pribadi. Karena itu, ia menegaskan pentingnya pengawasan di setiap daerah agar praktik kecurangan dapat dicegah sejak dini.
Prabowo juga meminta jajaran TNI dan Polri, mulai dari komandan distrik militer, kapolres, hingga kapolsek, ikut mengawasi jalannya program. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, ia meminta laporan segera disampaikan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) atau bahkan langsung kepadanya.
Ia menambahkan, laporan dapat disampaikan dengan mudah, termasuk melalui media sosial, sehingga pemerintah bisa segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.
Presiden menegaskan bahwa pengawasan harus bertujuan memperbaiki pelaksanaan program, bukan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi maupun meminta imbalan kepada pihak tertentu.
Selain aparat pemerintah, Prabowo menilai masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi program melalui pemanfaatan gawai dan media sosial yang kini mudah diakses.
Di akhir arahannya, Presiden mengingatkan agar seluruh penyelenggara memastikan porsi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap sesuai ketentuan dan tidak dikurangi, termasuk kelengkapan lauk yang disajikan.(nrn/yog)











