Perkembangan dunia bisnis saat ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi terhadap kebutuhan pasar yang terus berubah. Aspek legalitas usaha dan promosi menjadi faktor penting yang menentukan daya saing sebuah bisnis. Menyadari hal tersebut, kegiatan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu strategi efektif untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus memperluas peluang pengembangan bisnis.
Salah satu bentuk nyata dari upaya ini diwujudkan melalui kegiatan pendampingan yang melibatkan mahasiswa dan dosen dalam program implementasi mata kuliah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tea Station, sebuah UMKM di wilayah Malang yang memproduksi minuman berbasis teh, susu, dan kopi. Fokus utama pendampingan adalah digitalisasi media sosial dan pendampingan proses sertifikasi halal. Di bawah bimbingan dua dosen pengampu, mahasiswa berperan aktif membantu pelaku usaha dalam mengembangkan strategi digital sekaligus memenuhi standar legalitas usaha.

Dalam aspek digitalisasi, tim mahasiswa membantu pembuatan akun media sosial, optimalisasi profil bisnis di Google Maps, serta pembuatan dan pengelolaan konten promosi. Upaya ini bertujuan memperluas jangkauan pemasaran produk dan meningkatkan visibilitas Tea Station di ranah digital. Optimalisasi media sosial diharapkan juga mampu memperkuat citra merek sekaligus mempermudah interaksi dengan konsumen.
Selain penguatan digital, pendampingan juga mencakup aspek legalitas usaha, seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pengajuan sertifikasi halal. Tahapan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam peningkatan mutu produk serta jaminan kehalalan bagi konsumen.

Pemilik Tea Station menyampaikan apresiasi atas pendampingan tersebut karena memberikan manfaat besar, terutama dalam memahami prosedur administrasi usaha dan strategi pemasaran digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan UMKM.
Pendampingan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan mendorong peningkatan kapasitas UMKM agar dapat tumbuh secara produktif dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi digital serta pemenuhan standar legalitas usaha.
*) Penulis:
– Enjelika
– Shafa’ Annisa Puspasari












