BACATODAY.COM – Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang terus memperluas jejaring akademik internasional melalui kegiatan Research Sharing Session bersama peneliti dari Afrika, Jumat (8/5/2026).
Dalam kegiatan yang digelar di kampus UKWK Malang tersebut, hadir Dr. Adamu Ahmed Wudil, Research Fellow dari Centre for the Study of the Economies of Africa (CSEA), lembaga riset ekonomi ternama yang berbasis di Abuja, Nigeria.
Pada sesi pemaparan, Dr. Adamu membahas berbagai hasil penelitiannya di bidang development economics, ekonomi dan keuangan syariah, ekonomi moneter, hingga pembiayaan pembangunan. Fokus utama risetnya adalah pengentasan kemiskinan dan percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di negara-negara Afrika.
Ia juga memaparkan kondisi terkini Nigeria, mulai dari tantangan keamanan, kemiskinan multidimensi, hingga persoalan akses pendidikan yang masih menjadi perhatian serius pemerintah dan para pemangku kepentingan.
Mewakili rektorat UKWK, Wakil Rektor II Galuh Budi Astuti membuka kegiatan sekaligus memperkenalkan profil universitas beserta empat fakultas yang dimiliki, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Teknik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I, para dekan, ketua program studi, kepala LPPM, serta dosen dari berbagai program studi.
Dalam sambutannya, Galuh menegaskan bahwa forum akademik ini sejalan dengan motto UKWK, Scientia ad Laborem atau “pengetahuan untuk dikaryakan”.
“Melalui dialog dan pertukaran riset dengan peneliti internasional, UKWK ingin mendorong sivitas akademika agar ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk memperjuangkan martabat manusia, keadilan sosial, dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Selain Dr. Adamu, hadir pula Dr. Thomas Soseco dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang sebagai narasumber pendamping.
Dr. Thomas memberikan pandangan mengenai peluang dan strategi penyusunan proposal riset kolaboratif lintas negara. Menurutnya, kolaborasi penelitian tidak harus selalu rumit, namun perlu memiliki rancangan yang jelas serta menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi. Para dosen UKWK aktif menggali peluang kerja sama antara CSEA dan UKWK, mulai dari riset komparatif Afrika–Indonesia, penyusunan proposal bersama, hingga kemungkinan keterlibatan dalam proyek-proyek internasional yang didanai lembaga global.
Melalui kegiatan ini, UKWK Malang berharap mampu memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kapasitas riset dosen dan mahasiswa, sekaligus berkontribusi dalam diskursus global mengenai pembangunan berkeadilan di negara-negara berkembang, khususnya di kawasan Afrika dan Asia. (yon/red)












