Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026 Resmi Dibuka di Malang, Ketua MA Tekankan Integritas dan Sportivitas

Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (12/6/2026). (ist)

BACATODAY.COM – Kota Malang dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional bergengsi. Sebanyak 1.022 atlet dari berbagai kontingen peradilan se-Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026 yang berlangsung pada 12–16 Juni 2026.

Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (12/6/2026), mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Mengusung tema “Bersatu dan Bangkit Bersama, Tegakkan Integritas dan Sportivitas”, ajang ini menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus meneguhkan nilai profesionalisme di lingkungan peradilan.

Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., secara resmi membuka turnamen tersebut. Ia hadir didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran pejabat di lingkungan peradilan, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta unsur Forkopimda Kota Malang.

Dalam sambutannya, Sunarto menyampaikan bahwa olahraga tenis telah menjadi bagian dari tradisi warga peradilan selama lebih dari empat dekade. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun suasana yang lebih cair serta egaliter di antara insan peradilan dari berbagai daerah.

“Hal ini tercermin dari antusiasme sebanyak 1.022 atlet yang ambil bagian dalam turnamen yang digelar di Kota Malang yang sejuk ini. Momen istimewa ini menjadi upaya mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat jiwa korps di lingkungan peradilan. Kita juga mengusung keberagaman, karena meski berasal dari berbagai kontingen dan satuan kerja yang berbeda, seluruh peserta hadir sebagai satu keluarga besar,” ujarnya.

Sunarto menegaskan, tema yang diusung dalam turnamen ini diharapkan semakin memperkokoh komitmen bersama untuk mewujudkan lembaga peradilan yang agung, bersih, dan bermartabat.

Menurutnya, pertandingan olahraga bukan semata soal kemenangan atau kekalahan, melainkan bagaimana menikmati proses dan menghargai setiap momen yang dijalani. Karena itu, sikap saling menghormati antarpemain harus tetap dijaga dalam setiap pertandingan.

“Lawan adalah kawan dalam bermain. Mari menikmati setiap proses pertandingan dan menjunjung tinggi sportivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tugas sehari-hari kita di lingkungan peradilan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua MA RI menekankan bahwa integritas juga diuji di lapangan. Atlet yang berintegritas akan bertanding sesuai aturan, sebagaimana hakim dan aparatur peradilan dituntut menjunjung tinggi hukum serta etika dalam menjalankan tugas.

“Integritas akan diuji di lapangan. Atlet yang berintegritas akan bermain sesuai aturan, sama seperti saat kita menjalankan tugas di ruang sidang. Karena itu, sportivitas dan integritas harus menjadi karakter yang melekat, baik sebagai atlet maupun sebagai insan peradilan,” tegasnya.

Seremoni pembukaan turut dimeriahkan dengan defile kontingen peserta dari seluruh Indonesia, pertunjukan seni budaya daerah, serta penampilan penyanyi Dudy Oris bersama Vinoqi Entertainment yang menghibur para atlet dan pendukung yang hadir.

Kemegahan acara semakin terasa dengan penampilan daylight fireworks show yang menjadi penutup rangkaian pembukaan dan menambah semarak ajang tenis terbesar bagi keluarga besar peradilan tersebut.

Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat jiwa korps, dan membangun semangat kebersamaan di antara warga peradilan dari seluruh Indonesia.

Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, diharapkan nilai-nilai integritas dan sportivitas yang dijunjung tinggi di lapangan dapat terus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mewujudkan peradilan yang profesional, berwibawa, dan berkeadilan. (ned/yog)