BACATODAY.COM – Perkembangan digitalisasi dalam bidang pemasaran menuntut para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran digital agar mampu bertahan dan bersaing di tengah ketatnya kompetisi pasar. Maraknya pelaku UMKM kuliner di Jawa Timur, khususnya di Kota Malang, melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pendampingan oleh mahasiswa sebagai upaya mendukung keberlanjutan UMKM kuliner lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Di bawah bimbingan dua dosen pengampu mata kuliah Pengembangan Wawasan Manajerial, para mahasiswa terjun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan dan menghadirkan solusi terbaik guna memperkuat daya saing Aleeka Kitchen, sebuah UMKM kuliner asal Malang yang menjual aneka kue dan jajanan.
“Kami melihat Aleeka Kitchen punya potensi besar untuk berkembang, hanya saja masih kurang pada aspek branding, legalitas, dan pemasaran digital. Oleh karena itu, pendampingan kami fokus untuk memperbaiki hal-hal tersebut agar usahanya lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar salah satu anggota tim pendamping.
Penguatan Branding Aleeka Kitchen
Pendampingan dimulai dengan pembuatan logo dan perumusan tagline guna memperkuat identitas merek serta menampilkan citra yang lebih profesional, konsisten, dan mudah dikenali konsumen. Tim juga membantu merancang kemasan baru yang lebih food grade sebagai respons terhadap keluhan pelanggan terkait daya tahan dan tampilan kemasan sebelumnya.
Melalui kegiatan rebranding ini, Aleeka Kitchen tampil dengan wajah baru—lengkap dengan logo, tagline, serta kemasan yang lebih kuat dan berkarakter.

Meningkatkan Visibilitas Usaha
Upaya peningkatan visibilitas dilakukan dengan pemasangan banner di depan lokasi produksi dan optimalisasi strategi pemasaran digital melalui Google Maps serta Instagram. Dalam pelaksanaannya, tim memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pembuatan konten foto berkualitas tinggi, serta penggunaan caption dan hashtag yang relevan untuk menarik minat konsumen.
Langkah-langkah strategis ini dilakukan untuk memperkenalkan dan memperluas jangkauan Aleeka Kitchen, agar lebih mudah dikenali, diakses, dan diingat oleh calon pelanggan.
Lahirnya Donat Labu, Produk Unggulan Aleeka Kitchen
Lewat program pendampingan ini, Aleeka Kitchen berhasil meluncurkan produk baru yang lebih sehat berbasis bahan lokal, yaitu donat labu. Sejak pertama kali diperkenalkan, produk ini langsung mendapat respons positif dari konsumen dan menjadi best seller.
Keberhasilan ini tidak lepas dari serangkaian uji resep yang dilakukan selama proses pengembangan produk untuk menemukan racikan terbaik dan memastikan kelayakan jual di pasaran.

Pemenuhan Standar Halal Produk Aleeka Kitchen
Langkah penting sekaligus membanggakan lainnya adalah keberhasilan Aleeka Kitchen dalam melengkapi legalitas usahanya. Kini, Aleeka Kitchen tidak hanya memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha), tetapi juga telah mengantongi sertifikat Halal sebagai bukti komitmen untuk beroperasi secara resmi dan memenuhi standar keamanan pangan.
Pendaftaran sertifikat halal dilakukan melalui program pemerintah SEHATI (Sertifikat Halal Gratis) dengan bantuan pendamping halal resmi dari Kota Malang. Dengan memiliki NIB dan sertifikat halal, Aleeka Kitchen semakin dipercaya konsumen atas kualitas produknya.
Dari Dapur Sederhana Menuju UMKM yang Legal, Inovatif, dan Berdaya Saing
Pendampingan ini tidak hanya mengubah cara Aleeka Kitchen menjalankan bisnis, tetapi juga mengubah pola pikir sang pemilik.
“Saya sangat senang bisa dibimbing oleh adik-adik mahasiswa hingga sejauh ini. Awalnya saya pikir yang penting produknya enak dan bisa laku dijual. Ternyata, produk yang halal, kemasan menarik, dan cara memasarkan juga sangat penting bagi kelanjutan usaha. Berkat bantuan ini, saya jadi lebih percaya diri dan semangat berjualan,” ujar pemilik dengan antusias.
Hasil kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan kecil dapat membawa perubahan besar bagi UMKM lokal. Aleeka Kitchen menjadi contoh keberhasilan dalam penerapan inovasi, branding, dan strategi pemasaran digital.
Dari dapur sederhana di rumah, usaha ini tumbuh menjadi UMKM kuliner yang legal, inovatif, dan berdaya saing.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, Aleeka Kitchen dapat terus tumbuh dan berkembang, serta menginspirasi pelaku usaha lainnya agar semakin banyak UMKM kuliner yang naik kelas dan mampu bersaing di era digital saat ini,” tutup tim pendamping. (yog/red)












