Indonesia Butuh Pemimpin Berjiwa Pahlawan

Komjen Pol (Purn.) Dharma Pongrekun. (ist)

Oleh: Komjen Pol (Purn.) Dharma Pongrekun

Indonesia saat ini berada di ambang kehancuran karena kehilangan sosok pemimpin yang benar-benar berjiwa pahlawan. Untuk itu, saya mengajak seluruh anak bangsa menumbuhkan jiwa pahlawan dalam dirinya.

Jiwa pahlawan adalah wujud spiritualitas yang tulus, tanpa kultus dan tanpa kepentingan komersial. Mereka yang memiliki jiwa pahlawan akan selalu berjuang mengikuti tuntunan Ilahi—tidak terbatas hanya membela keluarga, kelompok, atau golongannya. Ia membela bangsanya. Ia menjadi sosok ayah atau ibu bagi seluruh anak bangsa, mampu menyayangi siapa pun sebagaimana ia menyayangi anak kandungnya sendiri. Jiwa pahlawan adalah jiwa yang ikhlas menerima dan ikhlas melepas.

Kini, ketika Indonesia tengah menuju kehancuran, kita membutuhkan pemimpin-pemimpin yang sungguh-sungguh berjiwa pahlawan. Bukan pemimpin bodoh—yang tidak mengerti dan tidak mau belajar. Bukan pula pemimpin pengecut—yang tahu kebenaran tetapi membiarkan kejahatan terjadi. Terlebih bukan pemimpin yang berkhianat—yang mengetahui adanya kejahatan namun tetap membiarkannya, bahkan ikut menikmati atau turut melakukannya. Saya akan jijik pada diri saya sendiri jika sampai ikut menjadi bagian dari itu.

Mari, seluruh rakyat Indonesia, bangkit dan bersatu sebagai patriot pembela bangsa demi keselamatan negeri ini. Ingatlah, kebenaran yang tidak terorganisir pasti akan kalah oleh kejahatan yang terorganisir.

Lakukan segala sesuatu dalam sisa hidupmu seolah engkau sedang melayani Tuhan. Waktu menuju Agenda 2030 semakin singkat. Jangan sampai menyesal, karena penyesalan selalu datang terlambat. Apa yang kau lakukan hari ini akan bergema hingga ke keabadian.

*) Penulis adalah Pengamat Geopolitik