JKJT Terima Kunjungan RS Siloam Surabaya, Belajar Pelayanan Kemanusiaan untuk Anak-anak

Kunjungan pekerja Rumah Sakit Siloam Surabaya dalam rangka belajar mengenai pelayanan kemanusiaan kepada umat, khususnya anak-anak, Sabtu (9/5/2026), di Jalan Blitar 12, Kota Malang. (ist)

BACATODAY.COM – Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) menerima kunjungan pekerja Rumah Sakit Siloam Surabaya dalam rangka belajar mengenai pelayanan kemanusiaan kepada umat, khususnya anak-anak, Sabtu (9/5/2026), di Jalan Blitar 12, Kota Malang.

Ketua Umum JKJT, Agustinus Tedja G.K. Bawana, mengatakan kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai pelayanan sosial yang selama ini dijalankan JKJT.

Menurutnya, para pekerja RS Siloam Surabaya ingin mengenal lebih jauh bentuk kepedulian dan pelayanan JKJT yang telah berjalan selama puluhan tahun.

“Selama ini pemahaman mereka mungkin hanya sebatas seremonial. Padahal di sini kami melayani dengan totalitas, mulai dari perhatian hingga pendampingan bagi anak-anak. Mereka ingin belajar bagaimana JKJT bisa bertahan hingga 29 tahun,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi keberlangsungan pelayanan JKJT ke depan, terutama dalam mendukung kebutuhan anak-anak binaan.

Program Corporate Social Responsibility (CSR) RS Siloam Surabaya sendiri disebut berfokus menciptakan keseimbangan antara keuntungan perusahaan, kesejahteraan masyarakat (people), dan pelestarian lingkungan (planet). Selain membangun hubungan sosial, program CSR juga mendukung keberlanjutan bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi sosial maupun lingkungan.

Bahkan, dalam rencana ke depan, RS Siloam Surabaya disebut akan memberikan beasiswa bagi anak-anak JKJT.

“Kunjungan ini tentu menjadi hal positif bagi JKJT yang tahun ini memasuki usia 29 tahun dalam melayani anak-anak dengan segala dinamika kehidupannya,” pungkas Tedja.

Sementara itu, womenpreneur Mocha Reflexology, Verena Ersa, menegaskan bahwa kunjungan tersebut murni dilandasi semangat kemanusiaan.

“Kedatangan kami adalah untuk belajar kepada Bang Tedja tentang kemanusiaan dalam melayani umat,” ujarnya. (yog/red)