Hasil Uji Lab Ungkap Bakteri E. coli pada Menu Telur MBG, 35 Siswa SD di Malang Terdampak

Hasil uji laboratorium menemukan kandungan bakteri E. coli melebihi batas normal pada menu telur MBG yang diduga menyebabkan 35 siswa SD Negeri Kauman 1 Kota Malang mengalami keracunan.(KabarBaik.co)

BACATODAY.COM – Puluhan siswa SD Negeri Kauman 1 Kota Malang diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengungkap adanya kandungan bakteri Escherichia coli (E. coli) melebihi ambang batas pada salah satu menu, yakni olahan telur.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari detikJatim, Selasa (28/7/2026), temuan tersebut diduga menjadi penyebab puluhan siswa mengalami gangguan kesehatan, seperti diare. Bahkan, beberapa di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisinya.

Disdikbud Kota Malang mencatat sedikitnya 35 siswa terdampak dalam insiden tersebut. Selain diare, para siswa juga dilaporkan mengalami tubuh lemas setelah mengonsumsi makanan yang disajikan.

Ketua Satgas MBG Kota Malang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah, Erik Setyo Santoso, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan menyeluruh begitu menerima laporan dugaan keracunan. Seluruh sampel makanan yang diproduksi dan dibagikan pada hari kejadian diperiksa di laboratorium.

Hasil pemeriksaan menunjukkan hanya menu olahan telur yang mengandung bakteri E. coli di atas batas yang diperbolehkan, sedangkan seluruh menu lainnya dinyatakan memenuhi standar.

Sebagai tindak lanjut atas hasil tersebut, Satgas MBG Kota Malang memutuskan menghentikan sementara operasional penyaluran makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi menu tersebut hingga proses evaluasi selesai dilakukan.(nrn/yog)