UIBU Tumbangkan UNESA di Pomprov Jatim

UIBU sukses tumbangkan Unesa. (ist)

BACAMALANG.COM – Kejutan besar terjadi di final cabang olahraga voli putri Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Timur III 2025. Tim Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) sukses menaklukkan juara bertahan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam laga dramatis lima set, sekaligus meraih medali emas pertama mereka di ajang ini.

Bertempat di GOR Universitas Negeri Surabaya, pertandingan final berlangsung panas dan penuh tensi. Kedua tim menunjukkan permainan ngotot sejak awal, hingga laga harus ditentukan lewat set kelima yang menegangkan. UIBU akhirnya memastikan kemenangan dengan skor tipis 15–13, mengakhiri pertandingan dengan skor keseluruhan 3–2.

Kemenangan ini menjadi catatan sejarah bagi UIBU karena untuk pertama kalinya tim voli putri mereka berdiri di podium tertinggi Pomprov. Perjalanan menuju final pun penuh lika-liku. UIBU sempat kalah di laga pembuka fase grup dari Universitas Nusantara PGRI Kediri, namun bangkit dan mencatat kemenangan telak atas UPN Veteran Surabaya. Hasil tersebut cukup membawa mereka ke semifinal sebagai runner-up terbaik.

Di semifinal, UIBU menunjukkan peningkatan signifikan dengan menumbangkan Universitas Negeri Malang (UM) 3–1. Kemenangan itu menjadi modal penting menghadapi UNESA, tim kuat yang dikenal dominan dalam ajang ini.

Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan para atlet. “Kemenangan ini bukan hanya soal medali, tapi tentang mental juara. Dari kekalahan pertama, tim ini bangkit, belajar, dan membuktikan diri. Ini adalah simbol semangat pantang menyerah mahasiswa UIBU,” ujarnya.

Gelar juara voli putri ini melengkapi pencapaian UIBU yang membukukan total lima medali: empat emas dan satu perak dari cabang atletik, pencak silat, dan voli. Rektor menyebut pihak kampus akan menggelar acara penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh atlet mahasiswa yang telah mengharumkan nama universitas.

Dengan hasil gemilang ini, UIBU menegaskan diri sebagai kekuatan baru dalam dunia olahraga mahasiswa Jawa Timur. Tak hanya membawa pulang medali, mereka juga pulang dengan reputasi dan semangat baru untuk terus berkembang. (yog)