Inul Daratista Kesal Kembali Masuk Daftar Artis Terkaya, Sebut Kabar Itu Merepotkan

Inul Daratista Nggak Senang Tiap Tahun Masuk Hoax Daftar Artis Terkaya.(Foto : Instagram)

BACATODAY.COM – Pedangdut Inul Daratista mengungkapkan kekesalannya setelah kembali dikaitkan dengan daftar artis terkaya di Indonesia. Dalam sejumlah unggahan di media sosial, nama Inul disebut memiliki kekayaan mencapai Rp300 miliar dan disejajarkan dengan Raffi Ahmad serta Agnez Mo.

Saat tampil dalam program Pagi Pagi Ambyar di Trans TV, Senin (8/6/2026), Inul mengaku isu serupa hampir selalu muncul setiap tahun. Menurutnya, kabar tersebut terus berulang meski ia tidak mengetahui siapa yang pertama kali menyebarkannya.

“Setiap tahun selalu ada berita seperti ini. Tahun lalu juga saya disebut sebagai salah satu artis terkaya,” ujarnya.

Penyanyi bernama asli Ainur Rokhimah itu mempertanyakan dasar perhitungan yang digunakan hingga muncul angka kekayaan yang beredar luas di publik. Ia mengaku tidak mengetahui sumber data yang digunakan pihak-pihak tersebut.

Inul mengatakan informasi itu pertama kali sampai kepadanya melalui keluarga karena sudah ramai diperbincangkan di media sosial. Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak nyaman dengan pemberitaan semacam itu karena justru menimbulkan masalah baru.

Menurut istri Adam Suseno tersebut, kabar mengenai jumlah hartanya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, termasuk kemungkinan menarik perhatian pihak terkait seperti otoritas pajak. Karena itu, ia meminta agar informasi yang belum tentu benar tidak terus disebarluaskan.

Inul juga menegaskan bahwa kondisi pendapatannya tidak mengalami lonjakan signifikan seperti yang digambarkan dalam berbagai unggahan tersebut. Ia merasa lelah karena harus berulang kali memberikan klarifikasi atas isu yang sama setiap tahunnya.

Di akhir pernyataannya, Inul mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi mengenai kehidupan pribadi seseorang. Ia menilai spekulasi mengenai jumlah kekayaan orang lain hanya akan merugikan pihak yang bersangkutan dan tidak memiliki manfaat yang jelas.(nrl/yog)